Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

[PPT] LANDASAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERDASARKAN KBK

Assalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh

Bagaimana kabar anda hari ini? Semoga selalu sehat-sehat saja, dan saya do’akan kepada siapa pun yang telah membaca artikel ini, supaya:

  1. Yang belum dapat jodoh, semoga segera dapat jodoh. Aamiin….
  2. Yang belum dapat pekerjaan, semoga mendapatkan pekerjaan. Aamiin….
  3. Yang sedang bekerja, mudah-mudahan rezkinya makin melimpah. Aamiin….
  4. Yang sedang bersekolah, semoga sekolahnya berkah dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Aamiin….

Pada modul 1 PDGK 4406 Pembelajaran Matematika SD membahas tentang landasan pembelajaran matematika berdasarkan KBK, yang mana landasan pembelajaran matematika itu berdasarkan pada:

  • Keberadaan dan perkembangan teori-teori belajar
  • Psikologi belajar
  • Filsafat pendidikan

Ketiga faktor tersebut memberikan warna dan perubahan terutama dalam memandang dan melaksanakan pembelajaran, memposisikan guru dan peserta didik.

Perubahan pembelajaran Matematika, terdiri dari:

1. Teori tentang pemahaman pada tahun 1960

2. Teori keterampilan berhitung pada tahun 1970

3. Teori problem solving pada tahun 1980

4. Teori aliran konstruktivis pada tahun 1990

A. Dampak Berkembangnya Aliran Konstruktivis

Muculnya kesadaran pentingnya kekuatan atau tenaga matematika (mathematical power), antara lain:

  1. Mengkaji, menduga, dan memberikan alas an logis
  2. Menyelesaikan soal-soal yang tidak rutin
  3. Mengkomunikasikan tentang dan melalui matematika
  4. Mengaitkan ide-ide di dalam dan antara matematika
  5. Mengembangkan percaya diri, watak untuk mencari, mengevaluasi dalam menyelesaikan masalah

B. Dasar-dasar Teori Belajar

1. Teori Thorndike

Disebut teori penyerapan, yaitu memandang peserta didik sebagai lembar kertas putih yang siap menerima pengetahuan secara pasif. Dalam pengaplikasiannya, teori ini menuntut perlunya latihan dan mengerjakan soal-soal matematika, sehingga peserta didik diharapkan terampil dan cekatan dalam mengerjakan soal-soal yang beragam.

2. Teori Ausubel (meaning theory)

Pembelajaran bermakna dalam mengajar matematika. Adanya teori ini memberikan warna bahwa perlunya materi pembelajaran yang bermakna dalam proses belajar karena kebermaknaan akan menyebabkan peserta didik menjadi terkesan, sehingga pelajaran tersebut akan mempunyai masa ingatan yang lebih lama dibandingkan dengan pembelajaran yang bersifat hafalan.

3. Teori Jean Piaget

Kemampuan  intelektual anak berkembang secara bertingkat atau bertahap

  1. Sensori motorik (0-2 tahun)
  2. Pra-operasional (2-7 tahun)
  3. Operasional konkret (7-11 tahun)
  4. Operasional (11 tahun keatas)

Untuk lebih lengkapnya mengenai modul 1 mata kuliah Pembelajaran Matematika SD tentang "LANDASAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERDASARKAN KBK", dapat dilihat dalam bentuk PPT dibawah ini:

 

Anda dapat mendownload PPT Pembelajaran Matematika SD Modul 1 disini

Akhir Kata

Mungkin itu saja yang dapat mimin bagikan tentang materi modul 1 pada mata kuliah Pembelajaran Matematika SD "Landasan Pembelajaran Matematika Dalam Berdasarkan KBK". Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian dimana pun berada dan mohon maaf jika terdapat kesalahan didalam penulisan atau ada kalimat yang sulit dipahami agar sekiranya memaklumi dan memaafkannya. 

Post a Comment for "[PPT] LANDASAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERDASARKAN KBK"