Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gerobak Sapi: alat tradisional untuk berdagang tahun 90an

Assalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh


Bagaimana kabar anda hari ini? Semoga selalu sehat-sehat saja, dan saya do’akan kepada siapa pun yang telah membaca artikel ini, supaya:
  1. Yang belum dapat jodoh, semoga segera dapat jodoh. Amiin….
  2. Yang belum dapat pekerjaan, semoga mendapatkan pekerjaan. Amiin….
  3. Yang sedang bekerja, mudah-mudahan rezkinya makin melimpah. Amiin….
  4. Yang sedang bersekolah, semoga sekolahnya berkah dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Amiin….
Dahulu ketika saya masih kecil atau sekitar tahun 90 an, saya sering melihat alat tradisional yang bernama gerobak sapi. Ya, begitulah biasanya kami menyebutnya ketika melihatnya sedang berjalan di jalanan. 

Apakah didaerah anda juga ada gerobak sapi ini?

Jika ada, apa nama sebutannya didaerah anda?

Dan untuk lebih jelasnya tentang gerobak sapi ini, silahkan dibaca artikelnya sampai habis.

Gerobak Sapi

Menurut pemikiran saya, kenapa disebut dengan gerobak sapi? Karena gerobak sapi itu terdiri dari 2 kata, yaitu gerobak dan sapi. Gerobak biasanya berbentuk seperti rumah-rumahan, hanya saja berukuran kecil dan memiliki roda. Gerobak yang dimaksud berbeda dengan gerobak yang biasa kita lihat atau ada di pedagang kaki lima. Gerobak ini memiliki atap dan berbentuk memanjang, dengan bagian depannya terdapat kayu melengkung yang akan diletakkan pada pundak sapi. Dan sapilah yang bertugas menarik gerobak tersebut, orang yang mengendalikan sapi duduk dibagian muara depan gerobak.

Sejak dahulu sebelum adanya mesin, orang-orang banyak memanfaatkan hewan untuk membantu pekerjaannya. Seperti menggunakan kerbau untuk membantu dalam membajak sawah, kuda untuk membantu dalam penggunaan transportasi darat, dan sapi untuk membantu menarik gerobak seorang pedagang.

Hanya saja ketika kita menggunakan tenaga hewan maka hendaklah tidak berbuat zalim terhadap mereka, hewan juga sama seperti kita perlu makan dan perlu istirahat. Untuk itu jika anda menggunakan tenaga hewan maka berilah mereka makan dan jangan sampai menyiksa mereka, apalagi membuatnya kelaparan. Berilah asupan gizi yang baik supaya tenaganya selalu dapat kita gunakan. Dan berilah mereka waktu untuk beristirahat, supaya hewan tersebut tetap mudah dikendalikan.

Manfaat Gerobak Sapi

Seperti halnya gerobak sapi ini, pemilik gerobak bisa berjualan keliling desa (kampung) dengan mengandalkan sapi yang menarik gerobaknya. Berbagai macam manfaat didapatkan ketika menggunakan gerobak sapi ini, diantaranya:

1. Untuk berjualan

Adapun jualannya seperti kipas, topi, tikar, dapur, dan masih banyak lagi benda-benda lainnya yang pemilik gerobak jual dan terletak didalam gerobak. Orang tua kami pun sering membeli berbagai peralatan dapur dengan orang yang berjualan digerobak tersebut. Alat tradisional yang hampir sudah tidak ada lagi di zaman sekarang ini, atau mungkin hanya tinggal gerobaknya saja lagi. Selain menjual berbagai macam peralatan dapur, ada juga yang menggunakan gerobak sapi ini untuk berjualan berupa bahan bakar, seperti kayu. Karena waktu itu kompor dan kompor gas belum terkenal seperti sekarang ini, oleh sebab itu banyak masyarakat menggunakan bahan bakar berupa kayu untuk memasak, merebus air, dan sebagainya.

2. Untuk membawa rumput

Penduduk Negara Republik Indonesia ini memiliki berbagai keragaman, salah satunya yaitu keberagaman dalam memiliki mata pencaharian, seperti bertani (padi dan gandum), berkebun (cabe, jagung, teh, cengkih, dan sebagainya), dan ada juga yang berternak (sapi, kambing, bebek, ayam, ikan, dan sebagainya). Nah, jika ada yang memiliki mata pencaharian seperti berternak sapi, maka seorang pemilik ternak tentu memerlukan rumput untuk memberi makan sapi-sapi tersebut. Oleh sebab itulah digunakan gerobak sapi ini mengangkut atau membawa hasil rumput yang telah diperoleh.

3. Alat transportasi

Sebelum adanya kendaraan bermotor seperti sekarang ini, orang-orang dahulu menggunakan gerobak sapi sebagai alat transportasi untuk bepergian kesuatu tempat. Tentu gerobak yang digunakan dalam keadaan baik dan bersih, jadi aman-aman saja untuk digunakan, hanya saja jalannya cukup lamban lho. heeehee.....

Maka dari itu untuk melestarikan keberadaan gerobak sapi ini, didaerah lain ada yang menggunakannya dalam mengikuti ajang festival. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk memperkenalkan kepada khalayak ramai bahwa dulu gerobak sapi ini termasuk alat tradisional yang memiliki berbagaai manfaat untuk membantu kehidupan manusia.   

Dan rasa syukur kami ucapkan karena pernah melihat dan merasakan ikut menumpang menaiki gerobak yang ditarik oleh sapi. Dan itulah kecerian yang pernah kami alami ketika menjadi anak yang lahir di tahun 80/90an. Alat tradisional gerobak sapi yang berjalan dari desa (kampung) ke desa lainnya. Dan harapan kami semoga alat tradisional gerobak sapi ini tetap ada dan lestari didaerah yang lain, sehingga anak atau cucu kita mengetahui atau bahkan melihatnya bahwa masih ada tertinggal alat tradisional yang pernah ada dari zaman dulu hingga zaman sekarang ini.

2 komentar untuk "Gerobak Sapi: alat tradisional untuk berdagang tahun 90an"

  1. Wihh keren banget gan semoga bermanfaat dan mudah mudahan berguna yaa https://bestfbkl.

    BalasHapus