Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PRAKTIKUM IPA DI SD: PEMBAKARAN MEMERLUKAN UDARA

 Assalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh

Bagaimana kabar anda hari ini? Semoga selalu sehat-sehat saja, dan saya do’akan kepada siapa pun yang telah membaca artikel ini, supaya:

  1. Yang belum dapat jodoh, semoga segera dapat jodoh. Aamiin….
  2. Yang belum dapat pekerjaan, semoga mendapatkan pekerjaan. Aamiin….
  3. Yang sedang bekerja, mudah-mudahan rezkinya makin melimpah. Aamiin….
  4. Yang sedang bersekolah, semoga sekolahnya berkah dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Aamiin….


LEMBAR PENGAMATAN

PRAKTIKUM IPA DASAR DI SD


Nama : Wahyudiansyah

NIM : 858285438

UPBJJ/Pokja : Banjarmasin/Tabalong


I. Judul praktikum: Pembakaran memerlukan udara

II. Tujuan praktikum: Untuk menjelaskan kegunaan udara

III. Dasar teori: Udara terdiri dari campuran gas yang terdapat pada permukaan bumi. Udara bumi yang kering mengandungi 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% uap air, karbon dioksida, dan gas-gas lain. Kandungan elemen senyawa gas dan partikel dalam udara dapat berubah-ubah sesuai dengan ketinggian dari permukaan tanah. Demikian juga massanya dapat berkurang seiring dengan ketinggian yang ada. Semakin dekat dengan lapisan troposfer, maka udara semakin tipis, apabila melewati batas gravitasi bumi maka udara menjadi hampa sama sekali.

 IV. Alat dan bahan yang digunakan

1) Alat Tulis 

2) Lilin yang dipotong menjadi 2 bagian sama rata

3) Gelas kaca dengan 3 ukuran berbeda

4) Korek api

5) Stopwatch digital

6) Piringan kecil dari bahan kaca 2 buah

V. Cara kerja

1) Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan

2) Meletakkan lilin yang telah dipotong tersebut ke masing-masing piring

3) Menyalakan kedua lilin tersebut

4) Menutup salah satu lilin dengan menggunakan gelas kaca yang berbeda dan membiarkan lilin yang satunya tetap menyala

5) Membandingkan lama lilin yang menyala antara keduanya

6) Menutup lilin dengan gelas kaca

7) Mengamati dan mencatat waktu antara lilin yang menyala saat ditutup gelas sampai lilin mati

8) Memasukan data pengamatan pada tabel yang tersedia

9) Mengulangi langkah ke 6 sampai 8 sebanyak 5 kali percobaan

VI.  Data pengamatan

Tabel 9.1. Pengamatan lilin

No.

Selang waktu sampai lilin mati (t)

1

11,8 detik (gelas ukuran sedang)

2

9,7 detik (gelas ukuran sedang)

3

12 detik (gelas ukuran besar)

4

4 detik (gelas ukuran kecil)

5

4,5 detik (gelas ukuran kecil)


Foto kegiatan praktikum
1. Alat dan bahan

2. Kegiatan praktek



3. Hasil percobaan/praktek

VII. Pembahasan: Semakin kecil ukuran gelas yang digunakan maka semakin cepat nyala lilin akan padam, dan semakin besar ukuran gelas yang digunakan untuk menutup lilin maka waktu yang digunakan pun lumayan lama untuk lilin bisa padam. Dari percobaan di atas maka diperoleh rata rata waktu ketika lilin dinyalakan kemudian ditutup gelas dan lilin itu padam sampai 5 kali percobaan membutuhkan waktu yang bervariasi tergantung dengan besar-kecilnya gelas yang digunakan untuk menutup lilin, ini menunjukkan bahwa dalam pembakaran memerlukan udara. Sementara lilin yang tidak ditutup gelas akan tetap menyala namun pada lilin yang ditutup gelas hanya sesaat saja menyala kemudian langsung padam karena di dalam gelas hampa udara/tidak ada oksigen.
 
VIII.  Pertanyaan dan jawaban
A. Pertanyaan
  1. Mengapa lilin yang di tutup dengan gelas ukuran kecil lebih cepat padam dibandingkan dengan gelas yang berukuran besar?
  2. Mengapa lilin yang tidak ditutup dengan gelas lebih lama menyala dibandingkan dengan lilin yang ditutup dengan gelas?
  3. Apa yang terjadi jika menutup lilin yang menyala dengan menggunakan gelas plastik?
B. Jawaban
  1. Semakin kecil ukuran gelas maka ruang hampa udara semakin besar sehingga lilin lebih cepat padam, sedangkan gelas ukuran besar memberikan ruang yang cukup besar terhadap lilin meskipun hampa udara, oleh sebab itu lilin lumayan lama untuk bisa padam sekitar 12 detik. 
  2. Sudah jelas bahwa lilin yang tidak ditutup dengan gelas lebih lama menyala karena adanya udara disekitar lilin.
  3. Sifat plastik adalah mudah terbakar,oleh sebab itu jika menutup lilin menggunakan gelas plastik di khawatirkan justru nyala lilin akan membakar plastik tersebut. 
IX. Kesimpulan: Dari percobaan diatas dapat diketahui bahwa lilin akan mudah padam ketika berada di tempat hampa udara/tidak ada oksigen, sedangkan lilin yang ada di tempat terbuka akan terus menyala di sebabkan oleh adanya udara disekitar lilin tersebut. Dan dapat disimpulkan bahwa nyala lilin tidak bisa dipisahkan dari udara yang ada disekitarnya.

X. Daftar pustaka
1) Rumanta, maman dkk. 2019. Praktikum IPA di SD. Tangerang-Selatan: Universitas Terbuka.

Post a Comment for "PRAKTIKUM IPA DI SD: PEMBAKARAN MEMERLUKAN UDARA "